Warta Journalizm

Warta Journalizm KPI IAIN Kudus

Post Page Advertisement [Top]

Ramadan Penuh Berkah: Gemati, DEMA FU, dan LPM Paradigma Bersatu dalam Aksi Sosial

Ramadan Penuh Berkah: Gemati, DEMA FU, dan LPM Paradigma Bersatu dalam Aksi Sosial


Warta Journalizm - Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terpancar dari aksi kolaborasi yang dilakukan oleh Gerakan Humanisme dari Hati (Gemati), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin IAIN Kudus, dan LPM Paradigma IAIN Kudus. Mereka bersatu dalam sebuah kegiatan mulia, yaitu pembagian takjil gratis kepada masyarakat di sekitar RS. Aisyiyah, tepatnya di persimpangan jalan (bangjo) yang ramai dilalui kendaraan. Aksi ini dilaksanakan pada Sabtu, 22 Maret 2025 sore sebagai bagian dari upaya menebar kebaikan di bulan Ramadan yang penuh berkah. Meskipun sempat terkendala hujan, namun hal itu tidak menyulutkan semangat mereka dalam menebar kebaikan.

Total 300 paket takjil berhasil dibagikan kepada para pengguna jalan, mulai dari pengendara motor, mobil, hingga pejalan kaki. Senyum sumringah terpancar dari wajah mereka saat menerima takjil, menandakan betapa aksi ini sangat berarti. 

Sebelum pelaksanaan kegiatan, Gemati, DEMA Fakultas Ushuluddin, dan Paradigma telah melakukan penggalangan dana (open donasi) dari tanggal 12 hingga 20 Maret. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk menyiapkan takjil yang akan dibagikan. Proses persiapan takjil dilakukan secara gotong royong oleh para anggota organisasi, menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi.

”Kegiatan ini bukan hanya wujud sinergi antar organisasi, tetapi juga langkah strategis untuk memperkenalkan Gemati kepada khalayak luas. Kami berharap, dengan semakin dikenalnya Gemati, semakin banyak orang yang terinspirasi untuk terlibat dalam kegiatan kemanusiaan dan memberikan dampak positif bagi sesama” Ujar Erpan, ketua Gemati.

Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga di waktu-waktu lainnya, sehingga semangat kebersamaan dan kepedulian sosial ini dapat menjadi budaya yang berkelanjutan di kalangan masyarakat.

No comments:

Post a Comment